< Anak-anak

Pada usia berapa anak-anak wajib memakai masker di sekolah di berbagai negara?

Teks diperbarui 27 Oktober 2020


Di masa epidemi ini COVID-19, pemakaian masker telah diwajibkan di sekolah bagi banyak siswa, mulai dari usia yang bervariasi antara 3 dan 12 tahun tergantung pada negara.

Di beberapa negara, anak-anak wajib menggunakan masker mulai dari TK, SD, atau SMP.

Berikut adalah usia wajib memakai masker di berbagai negara:

Beberapa negara belum mewajibkan penggunaan masker untuk anak-anak di sekolah (per 10 Oktober 2020): Denmark, Selandia Baru, Norwegia, Swedia. Di Jepang, tidak ada kewajiban penggunaan masker di sekolah, tetapi selama epidemi COVID-19, pada umumnya anak-anak mengenakan masker sejak usia dini dan telah terjadi diskusi tentang pemakaian masker di bawah 2 tahun. Di Taiwan,  kewajiban menggunakan masker di sekolah ketika jarak tidak dapat diterapkan dan masker yang khusus dirancang untuk anak-anak di bawah 4 tahun tersedia di toko-toko.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF merekomendasikan pemakaian masker pada anak-anak berusia 12 tahun ke atas dalam kondisi yang sama dengan orang dewasa, terutama ketika tidak ada jaminan jaga jarak satu meter dan tingkat penularan di daerah tersebut tinggi. Selain tingkat penularan yang tinggi, jka terjadi interaksi antara anak-anak dengan orang-orang berisiko tinggi berlangsung intensif, WHO dan UNICEF merekomendasikan pemakaian masker mulai 6  tahun. American Academy of Pediatrics dan CDC AS bahkan bahkan merekomendasikan penggunaan masker mulai 2 tahun.

Mengapa begitu banyak variasi di berbagai negara? Berdasarkan pengetahuan kita saat ini, anak-anak menunjukkan gejala penyakit COVID-19 yang tidak parah, namun anak-anak dapat menularkan coronavirus SARS-CoV-2 kepada anak-anak lain atau orang dewasa. Masih belum ada konsensus ilmiah tentang seberapa tingginya tingkat penularan anak-anak dan peran mereka dalam dinamika pandemi, baik dengan atau tanpa gejala. Parameter yang berbeda juga harus diperhitungkan: sebagian besar studi dilakukan selama penutupan sekolah (saat penerapan pembatasan sekolah atau saat liburan), setiap negara memiliki perbedaan tingkat keberagaman murid, jumlah murid per kelas, atau tingkat penggunaan masker. Lihat pertanyaan Apakah tingkat penularan coronavirus dari anak lebih rendah daripada orang dewasa? (dalam penyusunan redaksi).

WHO dan UNICEF merekomendasikan untuk memastikan bahwa anak diajarkan "penggunaan masker dengan benar dan aman," adanya pengawasan orang dewasa, penjelasan tentang cara memakai masker, dan pilihan untuk mengganti atau mencuci masker. Penting juga untuk mempertimbangkan "dampak potensial penggunaan masker pada proses pendidikan dan psikososial anak."

Selain masker, berbagai langkah penting yang diterapkan di sekolah untuk mencegah penyebaran virus: mencuci tangan, menghindari kontak dekat, membuka sirkulasi udara, tetap mengenakan masker di toilet, selalu berada dalam kelompok kecil yang sama saat di kantin dan saat melakukan kegiatan lain yang terpaksa melepas masker.


Facebook Twitter Linkedin

Sumber

Laporan Oktober 2020 yang membandingkan kebijakan di berbagai negara mengenai peraturan sekolah.

COVID-19 Literature Report Team, Washington State Department of Health. Summary of Evidence Related to Schools During the COVID-19 Pandemic. Report of October 19 2020.

Panduan WHO dan UNICEF tentang usia awal anak dalam menggunakan masker.

Pertanyaan dan jawaban tentang masker dan anak-anak dalam konteks COVID-19. WHO. Situs diakses 24 Oktober 2020.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan penggunaan masker mulai 2 tahun.

Cloth Face Covering. American Academy of Pediatrics. Accessed 24 October 2020.

CDC Amerika Serikat merekomendasikan pemakaian masker mulai usia 2 tahun.

Help Stop the Spread of COVID-19 in Children. Centers for Disease Control and Prevention. Accessed 24 October 2020.

Sebuah penelitian pada Februari 2015 terhadap 10.524 anak-anak SD di kota Matsumoto, Jepang, menunjukkan bahwa 52% anak-anak yang mengenakan masker mampu mengurangi kemungkinan terkena flu. Efek perlindungan masker sedikit lebih tinggi pada anak usia 9-12 tahun daripada pada usia 6-9 tahun.

Uchida, M., Kaneko, M., Hidaka, Y., Yamamoto, H., Honda, T., Takeuchi, S., ... & Kawa, S. (2017). Effectiveness of vaccination and wearing masks on seasonal influenza in Matsumoto City, Japan, in the 2014/2015 season: An observational study among all elementary schoolchildren. Preventive medicine reports, 5, 86-91.

Siaran pers Stop Postillons 8 Oktober 2020 yang meminta penggunaan masker pada anak sekolah di Prancis mulai usia 6 tahun.

Siaran pers Stop Postillons 8 Oktober 2020.

Wabah COVID-19 di sebuah kamp remaja di Georgia, Amerika Serikat pada Juni 2020. Seorang remaja mulai memiliki gejala COVID-19 pada hari keenam kamp dan hasil tes COVID-19 pada keesokan harinya menunjukkan positif. Dari 344 peserta kamp yang dites, 76% (260) positif. Tingkat penyebaran mencapai 51% pada anak-anak berusia 6-10 tahun, 44% pada anak-anak berusia 11-17 tahun, dan 33% pada anak-anak berusia 18-21 tahun. Semakin lama durasi kamp, semakin tinggi tingkat penyebaran. Pada saat itu, peserta kamp tidak wajib menggunakan masker.

Szablewski, C. M., Chang, K. T., Brown, M. M., Chu, V. T., Yousaf, A. R., Anyalechi, N., ... & McDaniel, C. J. (2020). SARS-CoV-2 transmission and infection among attendees of an overnight camp—Georgia, June 2020. Morbidity and Mortality Weekly Report, 69(31), 1023.

Di Israel, sebuah SMP dan SMA mengalami epidemi COVID-19 yang terjadi 26-27 Mei 2020, 10 hari setelah dibuka kembali. 153 siswa (13%) dan 25 staf (17%) terjangkit COVID-19. Persentase kasus COVID-19 lebih tinggi pada anak berusia 7-9 tahun (20-30%) daripada anak berusia 10-12 tahun (1-6%). Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi pada penyebaran virus adalah jumlah siswa per kelas (35-38 murid), jarak sekitar 1 meter antarkelas, dan melepas masker pada saat cuaca panas (19-21 Mei). Tambahan 87 kasus COVID-19 terjadi karena adanya kontak dengan siswa pada sekolah pertama. Misalnya, saudara kandung yang berasal dari sekolah berbeda, teman dan peserta kursus olahraga dan tari, orang tua siswa, anggota keluarga, dan staf sekolah.

Stein-Zamir, C., Abramson, N., Shoob, H., Libal, E., Bitan, M., Cardash, T., ... & Miskin, I. (2020). A large COVID-19 outbreak in a high school 10 days after schools’ reopening, Israel, May 2020. Eurosurveillance, 25(29), 2001352.

Untuk informasi selanjutnya

Dapatkah anak terinfeksi coronavirus SARS-CoV-2?

Dapatkah anak saya menularkan COVID-19 ?

Apa saja gejala COVID-19 pada anak?

Bagaimana cara menjelaskan COVID-19 kepada anak?

Mengapa harus menggunakan masker?

COVID: Dapatkah Anda menggunakan masker bedah berulang kali?

Apa perbedaan berbagai jenis masker yang dapat digunakan?

Mengapa harus menggunakan masker?

Apa itu situasi kritis untuk penyebaran COVID-19 ?

Apa peran anak-anak pada masa epidemi COVID-19?